Peningkatan Kompetensi Petugas BBPKH Cinagara dalam Operasi Caesar dan Penanganan Sapi Belgian Blue di BET Cipelang

MARGOPOST.COM | Bogor – Dalam rangka mendukung program Pengembangan Sapi Belgian Blue di Indonesia, Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara turut berperan serta melalui penyediaan sapi resipien untuk Transfer embrio bekerjasama dengan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang.
“Belgian Blue merupakan salah satu jenis ras sapi multifungsi yang perototan ganda dan efisiensi pakan yang tinggi. Sapi ini mulai dikembangkan di Indonesia dengan cara transfer embrio dan inseminasi buatan di 11 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian salah satunya di BBPKH Cinagara, pengembangan sapi Belgian Blue ini diharapkan sebagai upaya pendongkrak pemenuhan swasembada daging di Indonesia,” ujar Petugas BBPKH, Didi Suryadi, SST, Senin (5/11/2018).


Sapi Belgian Blue hasil transfer embrio memerlukan penanganan khusus dalam proses kelahirannya harus dengan operasi caesar dan juga dalam pemeliharaannya. Dalam penanganan pedet Belgian Blue hasil transfer embrio ini cukup sensitif karena adanya perbedaan temperatur dan iklim Indonesia dengan daerah asalnya, Belgia.
“Untuk mengantisipasi hal tersebut, BBPKH Cinagara mengirimkan dua petugasnya untuk mengikuti pelatihan khusus penanganan operasi caesar dan pedet Belgian Blue dengan narasumber Raymund Schimitz, DVM dari Belgia yang sudah berpengalaman di bidang Operasi Caesar Belgian Blue selama 50 tahun,” ujar Didi
Kegiatan yang diselenggarakan BET Cipelang ini juga dihadiri perwakilan 11 upt kementerian pertanian yang terlibat dalam pengembangan Belgian Blue. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan keahlian petugas dalam menangani kelahiran sapi Belgian Blue.
“Sejauh ini di BBPKH Cinagara sudah terdapat 13 sapi yang bunting Belgian Blue, 3 hasil transfer embrio dan 10 hasil inseminasi buatan, serta telah lahir seekor sapi pure Belgian Blue hasil transfer embrio,” tutupnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *