by

Revitalisasi Peran Kemenko PMK Lima Tahun ke Depan

JAKARTA – Sesuai arahan Presiden Joko Widodo di periode pemerintahan 2019-2024, Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) harus senantiasa memperkuat peran dalam mengkoordinir delapan kementerian lingkup Kemenko PMK.

Menteri Koordinator Bidang PMK Muhadjir Effendy menekankan bahwa tugas pokok dan fungsi Kemenko PMK tidak hanya sebatas pada pelaksanaan rapat koordinasi, melainkan turut terlibat dalam melakukan pemantauan kinerja kementerian/lembaga secara langsung.

“Selama ini banyak salah kaprah Kemenko itu hanya rapat koordinasi. Padahal, kita juga harus mampu mengawal pelaksanaan kebijakan hingga ke lapangan,” ujarnya saat ramah-tamah usai mengikuti upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 di Kemenko PMK, Jakarta.

Muhadjir berharap, revitalisasi peran Kemenko PMK ke depan yang boleh jadi akan semakin berat dapat dilaksanakan dengan baik. Revolusi mental yang berarti perubahan cepat harus dimulai dari lingkungan Kemenko PMK.

“Yang harus diingat bahwa saat kita bicara revolusi mental, maka kita bicara untuk seluruh Indonesia, bukan hanya wilayah tertentu. Setiap unit boleh berbeda dalam konteks pelaksanaan fungsinya, namun sasaran utama pembangunan manusia tetap menjadi tujuan akhir bersama,” tuturnya.

Ia pun menyatakan akan lebih menguatkan visi misi kebudayaan yang menjadi salah satu pilar utama dari Kemenko PMK. Selain itu, pemahaman mengenai ideologi Pancasila, keberagaman, dan toleransi juga wajib diterapkan dalam keseharian pegawai Kemenko PMK guna memberikan contoh bagi masyarakat luas. (pmk)

loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed