by

Training On line BBPKH Cinagara: Cerdas Memilih Susu Sehat di Tengah Pandemi Covid 19

MARGOPOST.COM | Bogor – Cerdas Memilih Susu Sehat di Tengah Pandemi Covid 19 adalah salah satu topik dalam Training On line yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor di Bertani on Cloud Pusat Pelatihan Pertanian pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2020. Tema besar training adalah Cerdas Memilih Pangan Asal Hewan. Tema training sangat menarik, sehingga peserta daring mencapai 472 orang. Peserta berasal dari berbagai wilayah Indonesia dan berbagai kalangan dari masyarakat umum, ibu rumah tangga, penyuluh, dinas pertanian dan peternakan, mahasiswa, peneliti hingga dosen.
“Kami BBPKH Cinagara selalu berusaha menyelenggarakan kegiatan kegiatan yang dibutuhkan masyarakat dalam rangka edukasi sesuai dengan motto kami Berlatih, Berkarya dan Bermanfaat”, ungkap drh. Wisnu Wasisa Putra, MP. (Kepala BBPKH Cinagara).
“Training on line Cerdas Memilih Pangan Asal Hewan kami anggap tema yang sangat penting dan dibutuhkan masyarakat pada saat ini, karena kecerdasan memilih pangan asal hewan yang tepat berkolerasi dengan daya imunitas tubuh melawan covid 19”, lanjut Wisnu.
Susu adalah salah satu produk pangan asal hewan berupa cairan putih yang diperoleh dari pemerahan kambing sapi betina yang sehat tanpa di tambah maupun dikurangi. Susu adalah pangan yang bernilai tinggi, hampir semua zat zat utama yang dibutuhkan tubuh manusia terkandung dalam susu dalam keadaan seimbang. Meliputi air, protein, lemak, karbohidrat, mineral dan vitamin-vitamin.
“Kandungan gizi susu yang tinggi dan seimbang dapat meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi setiap hari. Apalagi dalam kondisi pandemi covid 19 seperti sekarang ini, imunitas dan kekebalan tubuh sangat dibutuhkan untuk melawan virus”, ungkap drh. Heris Kustiningsih, MSc. (Widyaiswara BBPKH Cinagara).
Heris menyarankan sebagai konsumen kita harus cerdas memilih susu yang sehat untuk keluarga kita. Karena dipasaran terkadang kita temukan susu yang dipalsukan. Pemalsuan susu yang sering dilakukan di lapangan adalah dengan menambahkan susu murni dengan air, santan dan air tajin. Pemalsuan susu sangat merugikan konsumen, karena mengurangi bahkan merusak kandungan gizi susu.
“Untuk membedakan susu murni dengan susu palsu dapat dicek dari warna, bau, rasa dan konsistensinya. Susu murni berwarna putih kekuningan, bau cream, rasa manis ada asin dan konsistensi agak kental tapi tidak menggumpal” lanjut Heris.
“Selain cerdas memilih, kita juga harus cerdas menyimpan susu. Susu segar harus disimpan di dalam refrigerator (lemari es), tidak boleh di daun pintu. Susu segar hanya dapat bertahan 7-10 hari. Setiap akan minum susu lihat tanggal kadaluarsa dalam kemasan. Untuk susu bubuk tidak boleh disimpan dii refrigerator tapi disimpan idi suhu ruangan tidak lembab dan tidak boleh terpapar sinar matahari langsung.” tutup Heris.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed