Sempat Terpental 2 Kali, Ibu Hamil Ini Selamat dari Gempa dan Tsunami

MARGOPOST.COM | SULTENG — Ratih Dwi Astuti (35), ibu hamil 9 bulan ini berhasil selamat dari gempa bumi dan tsunami yang menerjang kota Palu, Sulawesi Tengah. Saat ini, ia sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Sayang, Kota Makassar, Minggu 30 September 2018.

Ratih bercerita, ia sempat terpental dua kali ketika gempa sedang berlangsung. Kala itu, ia bersama suami dan anaknya sedang berada di lantai dua rumahnya. Beruntung, sang suami mencoba memeganginya saat terpental ke lantai.

“Gempa itu terjadi saat adzan magrib. Saya di lantai atas dalam rumah. Tiba-tiba saya terlempar dua kali, saya dipegang oleh bapaknya,” kisah Ratih.

Ketika gempa berhenti, Ratih bersama suami dan anaknya pun turun ke lantai dasar. Sesampainya di bawah, ia kaget melihat dinding sekeliling telah roboh semuanya.

Sang suami pun mengajak mereka pergi ke bandara Mutiara Sis Al-Jufrie, Palu, Sulawesi Tengah. Mereka memutuskan meninggalkan rumah dan tempat usahanya.

“Habis gempa, kami langsung ke bandara saja. Saya ikut inisiatif suami, rupanya di sana juga mengalami rusak parah. Tapi kami tetap berdiam di bandara untuk menunggu pesawat yang bisa membawa pergi dari Kota Palu,” kata ibu asal Jawa Timur ini.

“Di bandara ada ribuan orang yang datang untuk pergi tinggalkan kota Palu. Makanya kami tidak terkena tsunami, karena langsung tinggalkan dan mencari tempat yang lebih aman,” tutur Ratih.

Setelah berdiam selama 1 hari 1 malam, tepatnya Sabtu 29 September siang, pesawat Hercules mendarat membawa bantuan. Setelah pendaratan pesawat pertama pasca-gempa di bandara Palu, petugas mendata orang yang hendak berangkat ke kota Makassar.

Hingga saat ini, Ratih masih menjalani perawatan di RS Sayang Rakyat, Kota Makassar. Bayi dalam kandungannya tetap masih. Namun kondisi kesehatannya menurun. Sementara suami dan kedua anaknya yang masih kecil dalam kondisi sehat.//viva/mp,ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *