Ngopi Bareng Sekber Bersama Walikota Depok Idris

DEPOK – MARGOPOST.COM | Ngopi Bareng Sekber Wartawan kota Depok edisi 12 menghadirkan narasumber Walikota Depok, Mohammad Idris didampingi Kadis Kominfo Sidik Mulyono, dengan tema menyongsong hari jadi ke – 20 kota Depok, di kantor Sekber GDC – Jumat (8/3/2019).

Ngopi Bareng Sekber di Kantor Sekber GDC, dihadiri Ketua LMP Depok Jarmud S Tahun, Ketua Koperasi Sekber Agus Prabowo, Penasihat Hukum Sekber Leo Firmansyah, SH dan belasan rekan – rekan wartawan.

Tiga tahun sudah pasangan Mohammad Idris-Pradi Supriatna dilantik sebagai walikota-wakil walikota Depok. Berbagai dinamika dalam menjalankan roda pemerintahan telah mereka rasakan selama kurun waktu tiga tahun ini.

Target capaian 10 program prioritas dalam janji kampanye Walikota Depok KH Muhammad Idris bersama Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna hingga tahun 2019 sudah hampir mencapai 90 persen.

Walikota Depok, Mohammad Idris dalam bincang Ngopi Bareng Sekber  mengungkapkan, bahwa dirinya tidak dapat menjalankan roda pemerintahan tanpa adanya kerjasama dari semua pihak termasuk wakil walikota.

 

“Karena dari sinergi dan kolaborasi akan terwujud visi-misi kami, tanpa itu kami rasa sulit diwujudkan,” kata Idris

Dikatakan Idris selain program unggulan, pemerintah kota Depok semasa kepemimpinannya terus berupaya menyelesaikan setiap permasalahan yang ada dikota Depok ,seperti permasalahan kemacetan, permasalahan sampah dan permasalahan kependudukan.

” Migrasi saat ini relatif lebih tinggi dibanding DKI, hal ini permasalahan yang akan kita ungkapkan ditahun 2020 dan diharapkan ini bisa kita selesaikan terkait permasalah ini,” tambah Idris.

Menurut Idris yang paling berat permasalahan kemacetan, karena pertumbuhan kepadatan kendaraan dan pertumbuhan kepadatan penduduk yang lebih tinggi tidak seimbang dengan perbaikan perencanaan pembangunan jalan saat ini.

“Titik permasalahan dari kemacetan ini adalah pelebaran jalan yang belum terlaksana namun sudah dibangun jalan tol tanpa diiringi pembangunan jalan pendamping”,kata Idris.

Untuk sementara hal ini masih menjadi kendala karena pembangunan untuk jalan jalan protokol ataupun jalan tol dikelola oleh pemerintah pusat atau pemerintah provinsi , sementara pembangunan jalan pengganti diserahkan sepenuhnya kepada pemerintah daerah.

“Belum selesai rekayasa untuk pembangunan jalan pendamping ini,jalur tol sudah dibuka”, ungkap Idris.

Idris berharap di tahun 2020 mendatang untuk permasalahan pembangunan jalan yang mengakibatkan kemacetan saat ini dapat tuntas dan sudah dapat digunakan oleh masyarakat Depok, papar Idris.

Ketua Presidium Sekber Herry Budiman menyampaikan dukungan sepenuhnya dalam pembukaan Ngopi Bareng, terkait 3 Program Unggulan,” Depok Sehat, Depok Bersih dan Depok Bersahabat”.Gelar Ngopi Bareng Sekber bersama Walikota Depok berjalan sukses ditutup dengan sesi pertanyaan oleh rekan-rekan wartawan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *