by

Lampung Selatan dan Kementan Pengembangan Kawasan Peternakan di Tanjung Sari

MARGOPOST.COM | Bogor – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menegaskan, pengembangan kawasan korporasi merupakan terobosan untuk melakukan transformasi kawasan pertanian termasuk peternakan menjadi lebih berorientasi bisnis, menjadikan peternak ada dalam wadah korporasi dan sebagai subjek atau pemilik pada usahanya mulai hulu sampai dengan hilir.

Berkaitan dengan hal tersebut, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH)Kementan menjelaskan, pada tahun ini pihaknya mempunyai target pengembangan percontohan petani yang berbentuk koperasi.

Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Kementerian Pertanian tahun 2020 melihat Pentingnya Kawasan Peternakan untuk bertransformasi berbentuk koperasi, Kalianda, 22 September 2020. Adanya kejadian pandemi covid 19, kegiatan pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Kementerian Pertanian tahun 2020 tetap berlangsung. Kegiatan Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) dilaksanakan secara virtual di kabupaten Lampung Selatan.

Drh. Arsyad, Kepala Dinas PKH Kabupaten Lampung Selatan menyampaikan Kabupaten Lampung Selatan mempunyai potensi dalam pengembangan kawasan peternakan sapi berbasis korporasi. Tantangan saat ini rendahnya tingkat kepercayaan lembaga keuangan pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada sektor peternakan usaha agribisnis ternak rakyat. Untuk itu terus dibangun komunikasi untuk menyakinkan pihak perbankan.

Ketua KPT Maju Sejahtera, Suhadi menyampaikan kegiatan kelompok yang belum terwujud yaitu pola penjualan lelang ternak sapi dari peternak di Kabupaten Lampung Selatan. Untuk itu ke depan akan dibangun pola lelang ternak sapi, sehingga peternak akan mempunyai daya tawar yang baik. Termasuk Sumber bibit sapi yang akan digemukkan masih terbatas jumlahnya di kelompok ternak. Sumber bibit pada perusahaan swasta masih dalam impor dari Australia. KPT Maju Sejahtera berencana akan mengembangkan unit pembiakan sapi di Lampung Selatan untuk mencukupi kebutuhan bibit.

Korporasi Peternakan dalam satu kabupaten yang masih terbatas jumlahnya. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi, untuk ke depan peluang koperasi bidang peternakan di Kabupaten Lampung Selatan sangat terbuka dengan adanya potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia.
Pelayanan Kesehatan hewan dan reproduksi dapat dilayani melalui Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Tanjung Sari yang dikepalai oleh Drh. Mukhsin. Di dalam puskeswan Tanjungsari mempunyai petugas medik veteriner, petugas paramedik kesehatan hewan, petugas inseminator, petugas pemeriksa kebuntingan dan petugas asisten teknis reproduksi.

Meskipun visitasi dilakukan secara virtual tanpa kunjungan, proses diskusi berjalan interaktif dan peserta juga menyampaikan gagasan dan rekomendasi terkait dengan pengembangan kawasan peternakan berbasis korporasi di Kabupaten Lampung Selatan.

Sebagai penutup Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lampung Selatan menyampaikan pemimpin harus sebagai leader mengkoordinaskan dengan sumber daya yang ada di Lampung Selatan, mampu untuk membangun tim dan berkerja dengan visi untuk menjadikan Lampung Selatan sebagai lumbung ternak yang dapat sebagai pemasok kebutuhan ternak di luar Lampung Selatan. Strategi dialog yang dilakukan melihat langsung di lapangan dengan kelompok ternak dan UPT Puskeswan dengan melakukan diskusi mendalam dengan internal maupun dengan stakeholder ekternal. Beliau juga menyampaikan kepada para milenial, daripada menjadi kuli di kota lebih baik menjadi petani atau peternak di desa.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed