by

Kunjungan Pers BPPSDMP Di P4S Antanan, Caringin, Bogor.

BOGOR – MARGOPOST.COM | Dalam rangka menambah dan mengembangkan ilmu pengetahuan, wawasan, pengalaman, serta ketrampilan, petani melalui kegiatan Peningkatan Kompetensi Pemuda Tani Untuk Mencetak Petani Milenial, Kegiatan Pemuda Petani Milenial berkunjung Kelompok Tani P4S Antanan, Pimpinan Ir. Suhandi Kampung Tarikolot, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Bogor, Selasa (12/03/2019).

Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Antanan di Kampung Tarikolot, Desa Cimande, Kecamatan Caringin, Bogor, Jawa Barat sukses mengembangkan pertanian organik. Keberhasilan P4S Antanan menjadikan kelompok tani Antanan banyak dikenal luas dikalangan kelompok petani di Indonesia, bahkan di luar negeri.

P4S (Pusat Pelatihan dan Pendidikan Pertanian Swadaya) mengembangkan pupuk organik dan pertanian hidroponik. Kelompok Tani/P4S Antanan sendiri anggotanya sudah maju, bahkan kelompok taninya sudah dikenal di beberapa negara.

“Petani kami sudah banyak yang kami kirim ke luar negeri. Jepang, Singapura, Banglades, dan Taiwan,” kata Ir. Suhandi, Ketua P4S Antanan.

Lanjut Suhandi , “Ada yang biaya murni mandiri, ada yang biaya setengah dan ada juga yang berangkat ke luar negeri tanpa biaya sama sekali,” ujar Suhandi.

Dan, ternyata Kampung Cimande Bogor bukan saja terkenal dengan dukun pijit patah tulangnya, tetapi juga sukses menjadi petani padi, sayur-mayur, dan buah Jagung, Jahe yang dikemas jadi hasil produksi kelompok Petani P4S Antanan.

Ir.Suhandi Ketua P4S memberikan penjelasan tentang Cara bertani lida buaya.

Produk unggulan buah Cimande, misalnya salak pondoh selebor, yaitu hasil budidaya bibit dari Sleman dan kombinasi dari Bogor, produk minuman terbuat dari daun lida buaya juga dihasilkan.

Suhandi, Ketua P4S Antanan menjelaskan, “Pelatihan Teknis Tematik ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk lebih meningkatkan kapasitas pengelola P4S Antanan dalam menyelenggarakan dan atau melaksanakan pelatihan dan permagangan serta meningkatkan kualitas pelatihan/permagangan yang dilaksanakan oleh kelembagaan pelatihan pertanian swadaya,” papar Suhandi

Menurut Pengelolah P4S Antanan Suhandi, berkat kesuksesan P4S Antanan dalam pengembangan pertanian organik berbagai penghargaanpun diraih baik dari pemerintah daerah maupun pusat sebagai pusat pelatihan pertanian berbasis organik. ‘’’Penghargaan terbesar adalah kepercayaan masyarakat terhadap Antanan dalam mengembangkan pertanian organik,’’ tandasnya.

Kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di P4S ini dilaksanakan dengan pola pembelajaran yang menekankan pada praktek langsung dilapangan, materi yang disampaikan diantaranya adalah pengolahan pupuk organik dan cair, pembuatan arang sekam, budidaya dan pengolahan lidah buaya, mekanisasi pertanian dan marketing online, yang saat ini di tanggani peserta magang dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Karya Nyata, 7 Orang Siswa Magang.

Program Magang Siswa-Siswi SMK Karya Nyata

Diharapkan dari kegiatan ini dapat memberdayakan dan menciptakan SDM pertanian yang handal untuk membangun pedesaan, menumbuh kembangkan generasi peduli pelestarian alam dan lingkungan serta meningkatkan mutu daya jual komoditi pertanian.

Bahkan Antanan sudah mampu mensuplai hasil pertanian organiknya ke supermarket. Program kelompok tani Antanan hingga kini masih terus eksis dengan pengembangan sistem pertanian terpadu.

Kunjungan Pers BPPSDMP bersama Peserta Bincang Asik Seputar Pertanian Indonesia, ditutup dengan foto bersama dan mencicipi minuman segar dari lida buaya.(odt)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed