by

Kostratani Provinsi Kalbar Siap Dukung Ketahanan Pangan

MARGOPOST.COM | Bogor – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) memperkuat Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani). Tujuannya, agar produksi pertanian makin maksimal.
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memberikan dukungan untuk rencana ini. Ia juga menyebut penyuluh adalah garda terdepan pertanian.

Senada dengan Menteri pertanian Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi pada video conference Mentan Sapa Petani dan Penyuluh (MSPP) di Jakarta, “Pembentukan BPP model KostraTani berbasis teknologi informasi 4.0.

Dalam Acara Bimtek Aplikasi Laporan Utama Kementan dalam rangka Sinergitas Program Rural Empowerment and Agricultural Development Scaling Up Initiative (READSI) ini dihadiri Kabid. Penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Dan Hortikultura Provinsi Kalbar Sofian Suri, Sp. M.Si

Sofian mengatakan ” Pada masa Pandemi ini sektor pertanian merupakan sektor yang setidaknya terhindari dari resesi akibat Pandemi ini, saya berharap penyuluh aktif dalam mendukung program Kostratani ini, selain itu BPP se Provinsi Kalbar ikut aktif dalam menjaga ketahanan pangan melalui Kostratani ini” Jumat 11/09/2020.

Kepala BBPKH Cinagara Drh. Wisnu Wasisa Putra, M.P dalam Arahannya menyampaikan ” Program Kostratani ini merupakan wujud dari program pemerintah pusat yaitu satu data, aplikasi laporan utama Kementan ini langsung terkoneksi ke Kantor Pusat Kementan di Jakarta, Penyuluh BPP yang menjadi admin apabila meng-input data maka otomatis data sampai ke AWR Kementan.” 11/09/2020

Acara ini di selenggarakan di Golden Tulip Hotel Pontianak, Jumat 11/09/2020 dengan protokol Kesehatan demi mencegah covid-19, Peserta merupakan admin aplikasi dan penyuluh dari Kab/Kota Provinsi Kalimantan Barat.

Dayat Hermawan, M.Si Widyaiswara Madya BBPKH Cinagara dalam materi inti menyampaikan “Operasional Aplikasi Laporan Utama Kementan yaitu komoditas strategis padi, jagung, dan kedelai untuk data luas tanam, luas panen, dan produktivitas. Data ini menjadi prioritas untuk di input ke dalam aplikasi Laporan Utama Kementan.

“Data padi, jagung, dan kedelai ini dapat di pantau langsung di AWR KEMENTAN Dimana stok ketersedian pangan di Provinsi Kalbar sampai dengan saat ini dapat dikendalikan,dilihat, dan di kontrol dengan Aplikasi big data ini tutup Dayat.”

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed