Juara MotoGP Malaysia, Marquez Nyaris Jatuh Empat Kali

MARGOPOST.COM  |  — Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez mengaku nyaris terjatuh 3-4 kali sebelum akhirnya meraih kemenangan di MotoGP Malaysia.

Marquez yang sudah mengunci gelar juara dunia 2018 sukses meraih kemenangan di MotoGP Malaysia. Marquez yang start dari posisi ketujuh lantaran terkena penalti mampu menyusul pebalap-pebalap di depannya.

Saat ada di posisi kedua, di belakang Valentino Rossi, Marquez terus berusaha mengejar The Doctor. Marquez akhirnya meraih posisi pertama lantaran Rossi terjatuh empat lap jelang balapan usai.

Di balik kemenangan tersebut, Marquez mengakui dirinya juga nyaris celaka dan mengakhiri balapan tanpa poin.

Marc Marquez mengaku hanya mengandalkan insting dan melupakan logika di balapan MotoGP MalaysiaMarc Marquez mengaku hanya mengandalkan insting dan melupakan logika di balapan MotoGP Malaysia (CNN Indonesia/Haryanto Tri Wibowo)

“Hari ini adalah balapan yang sangat berat karena saya merasa kami sudah melakukan pekerjaan yang bagus sepanjang akhir pekan namun kami tak memiliki motor yang sempurna saat balapan.”

“Saya hanya mengendarai motor berdasarkan insting, dan tidak menggunakan kepala. Saya hanya berusaha untuk membalap dan memacu motor. Saya nyaris kecelakaan 3-4 kali sepanjang balapan,” kata Marquez seperti dikutip dari Motorsport.


Marc Marquez meraih kemenangan di MotoGP Malaysia lewat perjuangan berat.Marc Marquez meraih kemenangan di MotoGP Malaysia lewat perjuangan berat. (REUTERS/Gonzalo Fuentes)
Marquez mengaku saat dirinya sukses menyusul Johann Zarco dan duduk di posisi kedua, dirinya nyaris terjatuh di tikungan terakhir.

“Ketika saya menyusul Johann, saya mulai kesulitan, Valentino Rossi sepertinya dekat namun kemudian saya kehilangan kontrol di ban depan sebelum akhirnya melakukan penyelamatan (dari kecelakaan) dengan menggunakan siku,” ucap Marquez.

Marquez menyebut bahwa dirinya mengerahkan seluruh kemampuan untuk mendapatkan juara di MotoGP Malaysia.

“Rencana saya adalah terus bertahan di depan hingga akhir balapan. Saya tak lagi memiliki apapun yang tersisa, kami (Marquez dan Rossi) sama-sama mencapai batasnya, dengan kecepatan yang sangat tinggi.”

“Kemudian saya melihat Rossi mulai kesulitan dan rencana saya tetap untuk berusaha bertahan menempel dengannya hingga akhir dan mencoba bertarung (di lap terakhir),” ucap pebalap asal Spanyol.//cnnindonesia/ratu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *