by

Dukung Upsus Siwab, BBPKH Cinagara Gelar Pelatihan Tematik Optimalisasi Reproduksi di Kabupaten Blora

MARGOPOST.COM | Blora – Dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berswasembada pangan, Kementerian Pertanian terus bekerja di berbagai sektor. Salah satu upaya Kementerian Pertanian mewujudkan swasembada pangan khususnya di bidang peternakan adalah melalui program UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting). Untuk mendukung kegiatan UPSUS SIWAB ini BBPKH Cinagara Bogor menggelar pelatihan tematik peternakan guna optimalisasi Reproduksi di Kabupaten Blora, Jawa Tengah pada tanggal 5-6 Juli 2019.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Blora, drh. R. Gundala Wijasena, M.P menyambut baik Pelatihan Tematik Reproduksi ini. “Kami sangat mengapresiasi BBPKH Cinagara yang menyelenggarakan Pelatihan Tematik Reproduksi ini di Kabupaten Blora. Pelatihan ini bisa menjadi sarana refresher bagi petugas kami dan juga memberikan wawasan bagi para peternak tentang optimalisasi reproduksi ternak, ” Ujar drh. R. Gundala Wijasena, M.P saat membuka pelatihan (5/7/2019).


“Meskipun Blora dikenal wilayah yang kering dan panas namun potensi pengembangan sapi potong luar biasa, populasinya terbanyak se –Jawa Tengah dan pada tahun 2019 ini target Upsus Siwab di Kabupaten Blora mencapai 100.000 akseptor,” tambah Gundala.
Sebanyak 30 peserta yang berasal dari petugas dan anggota kelompok ternak berpartisipasi aktif dalam Pelatihan Tematik Reproduksi yang dilaksanakan di Kelompok Tani Sumber Barokah Desa Palon, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. BBPKH Cinagara juga mengenalkan system evaluasi pelatihan berbasis online kepada peserta Dalam pelatihan tematik ini, peserta tidak hanya mendapatkan materi namun juga diajak untuk menangani kasus gangguan reproduksi di kandang perbibitan Kelompok Tani Sumber Barokah yang merupakan salah satu sentra pengembangan calon bibit sapi Peranakan Onggole (PO) di Kabupaten Blora. (/RHB)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed