by

Ciptakan Investigator Handal (BBPKH Cinagara-BBPK Ciloto-Kementerian Koordiator PMK -INDOHUN)

MARGOPOST.COM | Kulonprogo – Dalam Pelatihan Investigasi KLB/Wabah dengan Pendekatan One Health bagi Petugas Epidemiologi Lapangan di Bapelkes Yogyakarta tanggal 6-12 Oktober 2019, selain materi peserta dibekali dengan praktek dilapangan. Pelaksanaan praktek dilakukan dengan melakukan praktek investigasi di desa Purwosari Kab. Kulonprogo.
Praktek lapang dulakukan selama 3 hari dari hari kamis s.d jumat (9-11 Okt 2019). Hari pertama peserta terjun investigasi di wilayah Desa Purwosari Kec. Girimulyo Kab. Kulonprogo, wilayah yang real terjadi kasus antraks pada awal 2017. Untuk melatih kemampuan peserta dalam investigasi real dilapangan, panitia telah menyiapkan skenario dg peternak-peternak yang real mengalami kasus antraks tahun 2017, sehingga peserta seolah olah mengalami investigasi penyakit yang sesungguhnya.
“Kami siapkan wilayah kasus dan skenario investigasi yang mendekati kasus penyakit yang real, kami berharap peserta terasah kemampuan investigasinya, ungkap drg. Baning Rahayu Jati.


“Kami fasilitator dan panitia luar biasa mempersiapkan pelatihan ini supaya peserta benar benar meningkat kompetensi investigasi penyakitnya” ungkap drh. Heris Kustiningsih, M.Sc.
“Semoga peserta dapat menerapkan kemampuan investigasi penyakit di wilayah kerjanya masih masih dan mampu menerapkan pendekatan one health” tutup heris.
“Saya bersyukur mengikuti pelatihan ini karena banyak sekali pengalaman investigasi penyakit yang ternyata selama ini kami belum melakukan dg langkah langkah investigasi yang benar” ungkap Duwi (Peserta dari Dinas Peternakan Kab. Klaten)

loading...

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed