by

BBPKH CINAGARA BOGOR MENGINISIASI REVISI PETUNJUK PELAKSANAAN PELATIHAN FUNGSIONAL MEDIK VETERINER

MARGOPOST.COM | Bogor – Salah satu tenaga fungsional yang ada di Kementerian Pertanian, jabatan fungsional Rumpun Ilmu Hayat Pertanian (RIHP), yaitu Medik Veteriner. Medik Veteriner sebagai tenaga fungsional mempunyai tugas pokok menyiapkan, melaksanakan, mengevaluasi, mengembangkan dan melaporkan kegiatan pengendalian hama dan penyakit hewan, pengamanan produk hewan serta pengembangan kesehatan hewan. BBPKH cinagara bogor sebagai salah satu UPT BPPSDMP Kementerian Pertanian rutin menyelenggarakan pelatihan dasar fungsional medik veteriner. Sampai dengan saat ini, pelaksanaan pelatihan dasar fungsional medik veteriner diselenggarakan selama 21 hari dengan total jumlah pelajaran sebanyak 168 JP (Jam Pelajaran). Seiring berjalannya waktu, pola pembelajaran yang telah digunakan dirasa perlu untuk dikembangkan. Selain itu adanya permasalahan kepangkatan pejabat fungsional medik veteriner di badan kepegawaian daerah maupun pusat membuat BBPKH Cinagara segera melakukan koordinasi dengan pusat pelatihan pertanian (puslatan) dan direktorat jenderal peternakan dan kesehatan hewan untuk segera merevisi petunjuk pelaksanaan pelatihan fungsional medik veteriner supaya dapat dipergunakan sesuai kebutuhan di pusat maupun di daerah. Pola pembelajaran dirubah dengan tidak mengurangi kualitas pembelajaran, yang semula dengan pola klasikal tatap muka selama 21 hari menjadi pola blended learning dengan memanfaatkan fasilitas e—learning selama 14 hari dan diilanjutkan dengan tatap muka selama 7 hari.

Model pembelajaran tetap mengedepankan praktek dengan proporsi sebesar 70%. Koordinasi tahap awal revisi Juklak diselenggarakan selama 1 hari yaitu pada tanggal 13 Maret 2020 di ruang AOR (Agricultural Operation Room) puslatan yang dihadiri oleh kepala pusat pelatihan pertanian, Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Koordinator Fungsional Medik Veteriner, perwakilan dari Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara Bogor yang dihadiri oleh kepala balai beserta widyaiswara serta perwakilan dari pusat pelatihan pertanian yaitu Kepala Bidang Penyelenggaraan Pelatihan beserta jajarannya. Dalam kegiatan tersebut, arahan dari Bapak Kapus yaitu untuk segera menyusun pedoman dan juklak pelaksanaan pelatihan tersebut supaya dapat segera dipergunakan. Output pada pertemuan tersebut juga membahas kurikulum pelatihan, alokasi target jumlah peserta pelatihan di seluruh Indonesia, serta menetapkan kriteria peserta pelatihan yang mendesak untuk segera mengikuti pelatihan dengan yang belum mendesak. Perubahan pola pembelajaran untuk pelatihan bagi pejabat fungsional medik veteriner ini nantinya dapat dijadikan acuan untuk perubahan pola pembelaran jabatan fungsional lainnya. Tutur drh. Wisnu Wasisa Putra MP selaku kepala BBPKH cinagara.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed